Tuesday, January 20, 2015

Knalpot Undertail Pada Motor Sport Sudah Mulai Ditinggalkan, Kenapa?

Knalpot undertail pada motorsport sejatinya memang mendongkrak tampilan dan kegantengan dari motor tersebut. Knalpot undertail adalah knalpot yang berada pada bagian bawah jok boncenger.  Jika sahabat ACR memperhatikan, belakangan ini model knalpot undertail pada motor sport sudah mulai ditinggalkan, walaupun masih juga yang ada tetap menggunakannya. Menurut beberapa sumber dari forum maupun blog dari belahan bumi barat yang pernah ACR baca, ternyata knalpot undertail dapat menghambat keluarnya pembuangan dari mesin, sehingga terjadinya lost power, selain itu juga ada yang mengatakan "ini saatnya berevolusi" karena menurut mereka knalpot undertail sudah bukan "jamannya" lagi. Weeh, ternyata begitu ya. Berikut ini adalah beberapa motorsport yang telah beralih dari knalpot undertail ke knalpot samping.


Honda CBR 1000RR menggunakan knalpot model Undertail sejak pertama kali rilis, namun untuk keluaran tahun 2008 keatas motor ini sudah meninggalkan knalpot undertail dan menggunakan knalpot samping.



Yang kedua dari pabrik geng ijo, Kawasaki Ninja ZX6R juga sudah meninggalkan knalpot model undertail sejak 2009. Yang saat ini sudah berubah menjadi ZX-363. Begitu juga pada kakaknya, ZX10R yang sejak tahun 2008 sudah meninggalkan knalpot model ini.


Yang ketiga dari pabrikan Garputala, Yamaha R1 juga kini sudah sudah mengganti knalpot undertail dengan model samping sejak R1 model terbaru yang mirip ironman ini rilis. Banyak spekulasi yang muncul dari orang-orang, mereka lebih menyukai model undertail pada Yamaha R1.
Disaat banyak pabrikkan mengganti  motor sport buatan mereka dengan model samping masih ada juga pabrikan yang mempertahankan beberapa motor sportnya menggunakan model knalpot undertail sejak mereka lahir hingga saat ini.

MV Agusta F4

Honda CBR 600RR

Ducati 848

Well. mungkin hanya itu yang bisa ACR bahas pada artikel kali ini, knalpot undertail menurut ACR lebih terlihat keren daripada model samping maupun kolong (ex : ER6N& Panigale). Dan jika dipakai ke Indonesia saat musim hujan seperti sekarang ini, sepertinya knalpot undertail sangat cocok, Sahabat ACR pasti sudah tau knapa :D. Dan saat ini sudah mulai ditinggalkan, karena faktor yang sudah ACR bahas diatas. Namun kenapa motor trail masih menggunakan knalpot undertail macam KLX? karena itu sudah takdir sebagai motor trail, kalo trail itu didesain untuk medan berlumpur, bahkan menyebrang sungai. Itu mencegah air masuk ke dalam mesin, makanya knalpot dipasang tinggi macam itu. Lebih suka mana? undertail atau samping? semua tergantung selera masing-masing. Sekian dari ACR.

2 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...